Belajar Online ala Crayonpedia
Satu lagi Media Online menyemarakkan fasilitas belajar putra-putri kita. Ia bernama Crayonpedia (singkatan dari Create Your Open Education Content Ensiklopedia).
Tony Syarif dari divisi Content Management Crayonpedia menjelaskan bahwa ada empat menu yang bisa diakses di www.crayonpedia.org, yaitu Matlon (Materi Online), Aplon (Aplikasi Online), Tublon (Tugas Belajar Online) dan Bimblon (Bimbingan Belajar online).
Dikembangkan oleh dosen-dosen Institut Teknologi Bandung, praktisi IT, konsultan dan wartawan dan didukung oleh berbagai pihak diantaranya Pemerintah Kota Bandung, Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Riset dan Teknologi, dan PT Telkom. Diharapkan mempermudah proses belajar siswa tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga di daerah
Crayonpedia resmi online pada 20 Mei 2008 yang bertepatan dengan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional. Pendirinya adalah Hemat Dwi Nuryanto, seorang ahli teknologi yang peduli dengan bidang pendidikan. Menurut Tony, lahirnya web ini terilhami dari Wikipedia, di mana semua orang bisa mencari tahu hal apa saja sekaligus menuliskan informasi tentang apa saja.
Sebenarnya sudah ada produk yang sejenis dengan Crayonpedia, seperti Curriki. Bedanya, akses di Crayonpedia berdasarkan pada jenjang pendidikan Indonesia yaitu dari SD sampai Perguruan Tinggi. Sedangkan Curriki aksesnya langsung ke bidang pelajaran, misalnya olahraga, IPA, seni, dan sebagainya. “Selain itu, di Crayonpedia, user bisa mendownload animasi, video, voting untuk materi ajar dan chatting, termasuk meng-upload materi ajar,” ungkap Tony.